Blog Owner Information




TENDY VISI LIMANTARA
031 - 70318989
081 - 8330658

Status YM






This blog is not officially belongs to PT. Toyota Astra Motor, neither PT. Liek Motor Toyota.
This is Tendy Toyota private blog, who was working as a Toyota Sales Person @ Liek Motor Toyota 2006 - 2011

21 April 2010

Penjelasan Innova Euro 2

Pada tahun 2007 lalu mesin Kijang Innova khusunya bensin mengalami perubahan yaitu menggunakan mesin Euro 2, sehingga konsumsi bahan bakarnya menjadi lebih hemat lagi.
Apa sih sebenarnya mesin Euro 2? Apa perbedaannya dengan mesin Kijang Innova 2007 kebawah? Benarkah akan lebih hemat konsumsi BBMnya?
Pada kesempatan ini Tendy Toyota akan menjelaskan konsep Kijang Innova Bensin bermesin euro 2, semoga penjelasan berikut dapat menjawab semua pertanyaan dan keraguan dari pelanggan

Mesin Innova Bensin Euro 2 mengalami penambahan antara lain :

1. CATALYTIC CONVERTER
Pada dasarnya, mesin 1TR-FE yang diusung Kijang Innova merupakan hasil rancangan mesin masa kini yang canggih. Dapur pacu empat silinder segaris 1.998 cc yang menghasilkan tenaga 136 dk/5.600 rpm dengan torsi maksimal 183 Nm/4.000 rpm ini sudah dilengkapi rangkaian katup DOHC (Double Overhead Camshaft) dengan sistem VVT-i (Variable Valve Timing-Intelligent) dan teknologi Drive By Wire.
Nah, penambahan teknologi pada mesin guna memenuhi standar Euro 2 lebih canggih lagi. Paling kentara adalah hadirnya catalytic converter pada saluran gas buang. Catalytic converter ini menyaring gas-gas beracun dari hasil pembakaran mesin sebelum dibuang ke udara bebas.
Namun, penggunaan catalytic converter tidak sendirian. Karena sistem injeksi pun diubah menjadi sistem closed loop.

2. OYXGEN SENSOR
Oxygen sensor merupakan tanda hadirnya sistem closed loop. Sensor ini membaca jumlah oksigen di gas buang sehingga campuran bahan bakar dan udara selalu terjaga ideal pada angka 14,7:1.
Dengan adanya sensor oksigen ini, maka setelan CO sudah tidak ada lagi.

3. CHARCOAL CANISFER
Charcoal canisfer yang sebelumnya ada di belakang, kini lebih besar dan tampak di ruang mesin. Dengan standar Euro lebih tinggi, charcoal canister juga biasanya lebih besar

4. SALURAN BAHAN BAKAR
Saluran bahan bakar pun berubah. Khususnya injektor, meski tak terlihat juga diganti. Injector sebelumnya hanya 4 lubang, yang baru punya 12 lubang. Perubahan ini menyebabkan Atomisasi bahan bakar lebih baik, sehingga pembakaran pun menjadi lebih sempurna.

5. ECU ( Electronic Control Unit )
Yang Terakhir yang juga disempurnakan adalah ECU yang berbeda dengan sebelumnya.
Pada ECU baru beda program karena sudah pakai oxygen sensor.

Dengan ditambahakannya beberapa parts yg beberapa dijelaskan diatas, maka tentu saja Kijang Innova menjadi lebih irit dan ekonomis.
Tidak hanya di atas kertas, berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan oleh BPPT - BTMP (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi - Balai Termodinamika, Motor dan Sistem Propulsi), PUSPIPTEK Serpong dengan menggunakan metode pengujian konsumsi bahan bakar berstandar internasional UN ECE R85 dan siklus uji ECE 83-04, Kijang Innova Euro 2 terbukti lebih efisien dibandingkan Non Euro.

Disadur dari toyota.co.id

Baca Artikel Ini Juga



4 komentar :

Anonim mengatakan...

bisa nggak innova 2005 di rubah atau dirombah ke sistim euro 2 ini, kalau bisa biayanya berapa..???

Anonim mengatakan...

Mantap Gan penjelasan ny..
Thks.
Jd tambah ilmu
Jd..awal eruo² itu thn 2007 yaa Gan

Shufyan Bahri mengatakan...

apakah mesin inova 2005 dapat di update menjadi sistem euro 2?
kalau bisa, bagaimana caranya? kira2 berapa biayanya

Aberta Rental mengatakan...

Wah memang benar min, Euro 2 terbukti lebih irit.
Sebelumnya rental mobil kami menggunakan kendaraan dibawah 2006 dan 2007.
Setelah armada innova diganti ke tahun yang lebih muda maka perbedaan konsumsi bahan bakar pun cukup terasa.

Poskan Komentar